MENULIS ENAK, ENAK DIBACA


DESKRIPSI, NARASI, EKSPOSISI, ARTIKEL, FEATURE


klik di sini --> :
Jika ada kisah pada blog ini, itu adalah kisah nyata dan bukan fiksi semata. Namun, nama-nama tokoh yang ada di dalamnya adalah nama samaran. Sekedar untuk menjaga privasi tokoh-tokoh tersebut.

Jumat, 29 September 2017

Belajar Menulis #4 : [2] Deskripsi : (1) Fakta

Pemaparan Fakta dalam Deskripsi

          Di dalam Deskripsi yang digambarkan oleh penulis adalah Fakta. Fakta berbeda dengan Realita.

          Untuk mengetahui apa itu Fakta, dinukil kembali contoh yang telah lalu pada bahasan Eksposisi VS Artikel. Dan, coba bedakan tulisan di bawah ini, sehingga jelas perbedaan antara Realita dan Fakta.


(Kejadian nyata yang penulis alami di tahun 2003)

Realita

          Dahulu, kereta api kelas ekonomi banyak yang sudah "bodol", kebersihannya jangan ditanya.
Di lantai kereta api banyak bertebaran segala macam sampah dan debu.
Para penumpang selalu berdesakan.
Ada pula banyak tukang copet di dalamnya, dan mereka tidak perduli, lelaki, wanita, tua, muda jika lengah pasti dicopet. Meskipun ada penjaga keamanan berseragam tentara, sepertinya pencopetan tetap berlangsung dan telah menjadi kejadian biasa sehari-hari.



Fakta

         Ketika aku akan menaiki kereta api kelas ekonomi jurusan Manggarai - Madiun pada waktu yang sudah lama berselang, di pintu gerbong masuk aku berdesakan dengan penumpang yang lain. Aku bersegera melepaskan diri dari berjubelnya penumpang di area pintu, agar segera mendapatkan tempat duduk.

         Sesampainya di tempat duduk, aku duduk dan terasa tas pinggang kecilku menjadi ringan. Cepat aku raba tas pinggangku, ternyata resleting tas itu telah terbuka. Aku lebih terkejut lagi, ketika ternyata penghuni tas pinggang itu telah 'menguap' entah kemana.

          "Pasti copet, di pintu masuk gerbong tadi," pikirku sambil termanggu lemas. Ya sudah, aku pasrah.Uang, KTP, karcis kereta api dan lain-lain di dalam dompet itu juga. Aku segera melaporkan kejadian yang aku alami kepada bagian keamanan yang berseragam hijau tentara.

         Suasana di dalam kereta api, makin membuatku gundah gulana. Di lantai kereta api berserakan sampah. Udara dalam gerbong kelas ekonomi ini sangat panas karena penumpang penuh sesak. Alhamdulillah, aku dapat tempat duduk di dekat jendela.

          Ketika kereta api mulai berangkat, datanglah serombongan petugas kereta api memeriksa karcis para penumpang kereta api. Aku lihat tentara yang tadi aku lapori beserta mereka.

          Giliran aku yang diperiksa, maka aku sampaikan kejadian yang aku alami, sambil menunjuk tentara itu dan berkata, "Mas itu yang sudah saya lapori"

          "Ini mas dompetnya," kata tentara itu sambil menyerahkan dompet yang tidak asing lagi bagiku.

          "Lho, kok bisa ketemu mas ?" tanyaku terheran-heran.

          "Biasa, kalau copet sudah 'nyopet' dompetnya dibuang ke WC"


          Dengan contoh di atas, jelas bahwa Deskripsi mustilah hasil observasi dengan menggunakan semua panca indera penulis karena yang di deskripsikan adalah Fakta dan bukan Realita.

          Sedangkan Realita hanyalah ditulis dengan menggunakan data-data yang dapat diambil dari surat kabar, berita dan yang sejenisnya.
Realita menggambarkan hal-hal yang pada umumnya terjadi. Hal-hal yang benar, yang dapat dengan mudah dibuktikan kebenarannya.Dan, tanpa dibuktikan kebenarannyapun banyak orang yang akan percaya begitu saja.Memang bukan hal yang tidak mungkin kita mendapatkan kereta api kelas ekonomi yang bersih, tidak ada copet, dan udaranya nyaman, akan tetapi yang dijelaskan penulis adalah masih benar. Karena, yang dipaparkan masih dalam kategori 'pada umumnya'. Kata 'pada umumnya' merupakan "keyword" (kata kunci) pada Realita.

          Sedangkan Fakta, memaparkan apa-apa yang benar-benar direkam oleh semua inderanya pada suatu tempat dan waktu tertentu. Dan tentu pembaca tetap percaya karena yang ditulis itu masih masuk akal dan masih sejalan dengan realita.


Belajar Menulis #3  Kembali klik                               Selanjutnya klik > Belajar Menulis #5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

posting terkait

paling banyak dikunjungi minggu ini

www.sketsarumah.com