Apa benar?
Ternyata bukan itu saja.
Titik-titik air hujan yang sangat kencang menuju bumi.Setelah menempuh jarak ber kilo-kilo meter di tambah percepatan 9,8 m/detik.Wajar saja tanah permukaan planet ini bisa berlubang karenanya !
Dedaunan yang masih ada di pohon-pohon, di ranting-ranting telah banyak berjasa menahan "hujaman" titik-titik air hujan tersebut. Kalau daun paling atas kurang bisa menahan sang "meteor" air, maka daun di bawahnya menahannya.Begitu seterusnya sampai bawah. Akhirnya titik air hujan itu sampai di tanah dengan kecepatan "menetes".
Allahu Akbar !
Semoga Bermanfaat.
Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda !
Rachmadi Triatmojo
Pengelola rumahjelajah.com
http://www.rumahjelajah.com
jelajah peradaban masyarakat masa depan
NB : Jika anda suka posting artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK Anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini ! Terimakasih.
Tahukah Anda ?
2003-2005 telah terjadi 1.429 bencana di Tanah Air.53,2 % nya berkaitan dg iklim & hidrologi spt banjir, longsor, kekeringan, angin topan ....meningkat 4 kali sejak thn 1950-1960 ...luas hutan bakau di pesisir pantai menyusut terus dari 5.209.543 ha (1982) menjadi 2.496.185 ha (1993) ..sekarang tinggal berapa ya ? Ancaman pemanasan global bukan lagi sesuatu yang jauh,tapi SUDAH DEKAT AKAN MENGETUK PINTU2 RUMAH KITA...
2003-2005 telah terjadi 1.429 bencana di Tanah Air.53,2 % nya berkaitan dg iklim & hidrologi spt banjir, longsor, kekeringan, angin topan ....meningkat 4 kali sejak thn 1950-1960 ...luas hutan bakau di pesisir pantai menyusut terus dari 5.209.543 ha (1982) menjadi 2.496.185 ha (1993) ..sekarang tinggal berapa ya ? Ancaman pemanasan global bukan lagi sesuatu yang jauh,tapi SUDAH DEKAT AKAN MENGETUK PINTU2 RUMAH KITA...
Silahkan berkomentar untuk menjalin persahabatan di dunia maya. Komentar Anda adalah kehormatan bagi saya. Marilah menghidupkan kekayaan hati. Peristiwa biasa terkadang adalah sesuatu yang besar, sangat mendasar dan perlu dipersoalkan.
Terima kasih telah menghentikan kesibukan Anda untuk berkunjung.






